Monday, January 18, 2016

Bunga Tidur

waktu menunjukkan pukul 00.54 dini haari. Waktu yang bagi orang pada umumnya adalah waktu until melepaslan segala keterikatan aktivitas nya seharian. Namun bagi Tia, waktu INI adalah waktu yang sangat ditakutkan oleh nya. Suasana pada waktu ini kurang disukai olehnya. Gelap. Dingin. Tenang. Sepi. Hening. Waktu dimana alam fikrannya mulai melewati batas sadar yang keluar secara liar Dan ingin bebas dalam otaknya. Kali ini dia mekikirkan satu hal yang membuat hatinya gelisah alhir-akhir ini. Sesuatu yang sangat menyedihkan jika diingat. Tia memikirkan tentang ibunya. Bagi Tia, ibunya adalah sosok jelmaan Tuhan yang hidup Dan bisa dilihat oleh Mata kepala nya. Dia percaya dnlan meyakini bahwa DIA sudah menyediakan tencana yang berbeda-beda setiap orang. Dan baginya-atas kehendak Nya- apa pun yang sudah ditakdirkan kepadanya itulah yang menjadi terbaik dalam garis tangannya. Bukan takdir, tapi rancangan dia percaya. 

No comments:

Post a Comment