Tuesday, September 20, 2016

Tanda dari Tuhan

Halo, hari ini 20 september '16 saya mengikuti tes di PT Rusli Vinilon Indonesia. Jadwal tesnya adalah pukul 08.30 di Jl. Raden Saleh, Jakarta Pusat.  Sebenarnya sih, saya udah pernah dipanggil untuk mengikuti tes bulan juli kemarin, Tapi kebetulan saya ada urusan penting jadi saya ga dateng, baru selasa pagi kemarin saya dihubungin buat datang ikut tes lagi , yaudah saya pikir daripada ga ada kerjaan juga yaudah langsung cus berangkat. Seperti biasa nih saya selalu datang hampir nyaris terlambat alias tepat waktu banget. Saya tiba pukul 08.30 tepat di gedung vinilon dan bergegas menuju lantai 2. Sesampainya disana ternyata orang-orang udah pada kumpul dan kita disuruh buat isi formulir dari mereka. Tes yang akan dilaksanakan ternyata ada 2 tes yaitu tes psikotest dan interview hrd. Puji Tuhan saya lolos psikotes pertama dan langsung interview hrd pukul 14.00 Wib. 

So, disini saya bukan mau menjelaskan detail test yang saya ikuti namun saya ingin membagikan tentang bagaimana Tuhan menghibur dan memotivasi saya melalui orang lain. Disana saya bertemu dengan seorang perempuan saya lupa namanya :( yang jelas saya ingat betul wajah doi. hehe, Dia adalah angkatan 2010 dan baru lulus juga bulan 5 kemarin. Dia bersal dari Lampung dan emang sengaja merantau ke Jakarta untuk mencari pekerjaan. Kebetulan bgt juga nih, dia juga lolos dan mau interview hrd juga. Karena pada saat gelombang interview itu hanya ada 2 orang perempuan saja yaitu saya dan dia maka kita pun akhirnya banyak ngobrol bareng apalagi pas urutan interview yang paling akhir adalah kita berdua. Otomoatis kita banyak waktu ngobrol dan juga tentang segala macem haha ( namanya juga wanita). 
Sebenarnya tidak ada spesial tentang obrolan kami berdua, tapi entah mengapa setelah bercerita satu sama lain saya merasa bahwa Tuhan itu ingin menyadarkan saya kalau saya itu unik,beda dari yang lain dan ngerasa bahwa saya adalah orang terpilih dan lahir untuk mejadi terbaik, hahaha. Why? Jujur, pertama kali saya menginjakkan kaki ke dalam ruangan tes saya langsung minder krn saya melihat sekeliling semua udah berumur dan rata2 pria yang udah separuh baya dan sudah memiliki pengalaman bekerja dan hendak melamar sebagai SPV disana!! Kebayang ga sih saya yang angkatan 2012 satu2nya dan masih baru freshgraduate harus bersaing dengan mereka semua yang angkatan tua. Ada yang kelahran 80 an dll. OMG. i can't explained wht it feels like. COZ ITS REALLY SUCKS. hahahaha. But, lewat doi saya mulai berfikir bahwa pasti ada sesuatu yang istimewa pada diri saya kenapa hrd bisa memilih dan memanggil saya diantara beribu orang yang berpengalaman atau bahkan fresh graduate yang lebih bagus lainnya. Dan it's make me so proud to my self! 

Doi cerita sama saya banyaknya pengalaman yang udah dia dapet selama interview atau tes2 lainnya. and i got the point, if u want work here just show just the way you are to them! Tell them the truth and yang paling penting jangan berpura "baik" di depan mereka! because they already know how exactly you are! Mereka hanya ingin lihat bagaimana kejujuran kia saat melakukan interview dan karna meraka lulusan psikologi pastinya mereka bisa nebak kalo kita buat kepribadian yang dibuat2 atau enggak. The point is jika kita mau wawancara atau psikotes atau tes kerja lainnya saya sarankan untuk jadilah dirimu sendiri, jangan mengubah kepribadian kita hanya untuk masuk ke perusahaan tersebut, karna nanti pada ujungnya jika kita diterima disana namun dengan pribadi yang palsu saya yakin kita ujung2nya keluar dari pekerjaan tersebut karna merasa tidak cocok, jika mereka memberikan pertanyaan apakah sesuai dengan kepribadian kita maka lebih baik kita jujur. Katakan iya jika iya dan tidak suka kalau tidak suka. Karena setelah km mengatakan hal yang sesuai dengan hatimu maka kita dapat menjamin bahwa pekerjaan yang kita pilih sangat cocok kepada kita. 
Ga penting bagaiman hasil yang akan keluar, apakah kita diterima bekerja atau tidak, setidaknya kita dapat jujur dengan diri sendiri agar kita juga dapat jujur dengan orang lain, dan hal inilah yang sangat jarang ada si dalam diri jobseeker lainnya. Kita cenderung menyesuaikan atau memaksakan kepribadian yang seharusnya bukan kepribadian kita hanya untuk diterima di perusahaa tersebut. DO IT FOR YOURSELF AND YOU WILL NOT REGRET IT. dan hari ini saya sangat bangga akan diri saya so congratulation feb! and ga lupa say thanks to kakak yang memeberi inspirasi dan semangatnya tadi!

Monday, September 19, 2016

Full of stars


Satu lagi kebanggan atas diri saya yang bisa saya acungin jempol. Selamat ya feb sudah berhasil mencoba hal baru dan saya bangga telah menjadi dirimu. So what is that? Well, ini mungkin bukan hal yang besar namun saya sangat berbangga atas diriku yang mau dan keluar dari zona nyaman. Pada waktu saya mendatangi jobfair saya mencoba came on tes sebagai seorang reporter. Pertama mikir ga berani dan terlalu takut untuk mencoba. Dlama hati ada kejanggalan, otak mengatakan tidak bisa but my hearts say different! But akhirnya setelah bergumul selama 1 jam akhirnya saya memutuskan untuk mengikuti kata hati saya. Dan akhirnya dengan tekad yang kuat saya mmeberanikan diri. Kalau diingat-ingat saya sangat membenci atau bahkan selalu menghindar posisi sebagai reporter dengan alasa klasik yaitu gak bisa ngomong depan orang banyak atau something else yang buat mental jadi down banget. But i really dont know how its happened and its work!! Satu pelajaran yang bisa saya ambil pada hari itu adalah “If u give just one chance to yourself, just one chance! You will suprise what the result is” Dan emang bener saat udah selelasai mengikuti tes direct came on, saya semakin berani dan ingin mengeksplore lagi dan ternyata ga sesulit yang kita bayangkan untuk membawa berita di depan kamera yang dilihat oleh banyak orang. Sya ga mempermasalahkan saya berhasil atau berapa bagus saya melakukannya, namun saya sangat menghargai kemauan diri saya untuk mau mencoba dan pastinya ga akan menyesal di kemudian hari! So guys if u wanna a big things happens in your life, just do it what you should do and hadapi rasa takut kamu dan berani untuk keluar dari zona nyaman because i just prove it and its really workkk!!! Big applause to my self again
cause your the sky full of stars..


Sunday, September 18, 2016

Keluarga Baru


Mungkin kemarin di pikiranku sempat terlintas kemana dan dengan siapa aku akan pergi setelah menyelesaikan pendiidkan S1 ku, sempat takut dan khawatir bakalan hidup sendiri di ibukota nantinya. Ternyata Tuhan ga diam aja, Dia udah nyiapin segala sesuatunya yang kubutuhkan buat masa depannku. Jadi, sehabis aku kuliah di Bandung, aku pernah bilang pulang dulu ke kampung sebelum mencari pekerjaan. Setalah itu aku sama sekali belum kebayang mau lanjut stay di kota kembang atau mengungsi ke ibukota. Kebetulan aku teringat dengan janji ku dan marni kalau kita udah beres kuliah kita bakalan tinggal bareng, dan akhirnya it was happend!! Akhirnya mulai bulan 8 kemarin aku resmi buka lembaran hidup baru untuk tinggal di ibukota bersama temenku marni dan kakaknya,kak rina. honestly aku sangat merasa beruntung bisa bertemu dengan mereka dan akhirnya tinggal seatap bareng. Aku merasa seperti ada di dalam rumah, dan selama 2 bulan ini aku sangat happy dan membuka lembaran hidup baru di keluarga yang baru. Wish happiness selalu menyertai kita semua. 
aku,marni,kak rina,bang anson (calon abg ipar)