Tuesday, February 17, 2015

Perjalanan menuju Stasiun Senen Jakarta #part I



Besok adalah hari libur imlek jadi saya merencanakan untuk pergi silahturami ke tempat saudara saya yang ada di jakarta. Kebetulan saya memilih jalur kereta api. Alasannya sangay sederhana yaitu saya ingin mencoba hal baru. Hahaha. Ini merupakan pengalaman pertama saya menaiki kereta api kelas ekonomi. Sebelumnya pernah tetapi kelas eksekutif.
Pukul 13.45 kereta api Serayu jurusan Kiaracondong-Pasar Senen melaju dengan santai. Saya duduk di nomor kursi 7 E. Di depan saya ada sepasang suami isteri yang masih muda. Mereka mempunyai seorang putri bernama Nadia. Namanya juga anak kecil kalau rewel sudah biasa. Hehehe. Saya berharap saya dapat menikmati perjalanan saya. Tapi apa daya belum.ada setengah jalan namun Nadia menangis rewel. Huhu. Yasudalah namanya juga anak kecil.
Apa yang saya rasakan ketika menaiki kereta api eksekutif dengam ekonomi sangat lah berbeda (tentu saja beda harga juga beda haha). Namun hal yang paling menggelitik bagi saya adalah perbincangan manja dari kedua pasangan ini. Hehehe.
Bersambung ke #part II

Monday, January 12, 2015

Theresia Victoria Siagian a.k.a Cia Pesek
Tak terasa sudah kelas 3 SMA. Dia adalah adik perempuan saya satu-satunya. Temen berkelahi,teman saat tidur,temen kelayapan. Bertumbuh bersama di jalan masing2. I wish nothing but the best for you sist. Semoga yang terbaik di berikan Tuhan kepadamu. Satu pesan dari kakak mu jadi lah anak yang bukan hanya membanggakan orangtua,namun juga membahagiakan bapak mama. Semangat belajarnya. Bertekun lah di dalam doa apa dan bagaimana pun keadaan mu. Seperti pepatah bilang akan ada Pelangi setelah hujan. Tuhan Yesus memberkatimu saudari ku dan aku mengasihi mu. 

Monday, January 5, 2015

buah simalakama

Kata orang buah yang jatuh takkan jauh dari pohonnya.
Seperti memakan buah simalakama. Setiap orang mempunyai beban hidup yang menjadi tanggug jawab hidup. Tidak peduli seberapa kdcil dan besar itu,tanggung jawab itu selalu menghantui mu.